ILuvBio

ILuvBio

Senin, 05 September 2011

Egoiskah?

Banyak orang yang berpikir bahwa memakan hewan itu jahat karena kita memebunuh makhluk yang seharusnya hidup, tapi kalau dipikir-pikir lagi, tumbuhan kan juga makhluk hidup, jadi kalau kita makan tumbuhan juga membunuh dong. Tapi memang benar kalau kita lihat kelakuan kita manusia membantai habis suatu spesies itu tergolong egois, tapi kalau alasannya untuk bertahan hidup itu tidak egois kok. Ini juga salah satu alasan kenapa aku suka biologi! Tidak ada kata-kata egois didalam kamus biologi, kita membunuh dan memakan makhluk lain itu adalah hal yang mutlak, namanya siklus nutrien dan aliran energi dalam ekosistem. Namanya juga siklus, ini memang harus berjalan, aliran energi yang pertama dari matahari ke tanaman energi itu dirombak lagi menjadi energi bagi tumbuhan sendiri dan ada juga yang dirombak menjadi cadangan makanannya ke konsumen pertama yaitu herbifora yang memakan nutrisi yang sudah dirombak oleh tumbuhan untuk dirombak lagi ditubuhnya dan dipakai sendiri atau mungkin ada yang disimpan sebagai lemak dan daging yang nantinya juga akan dimakan oleh konsumen kedua yaitu karnifora atau pun kita-kita omnifora yang nanti akan dirombak lagi daging dan lemaknya ditubuh kita dan akan menjadi daging dan lemak kita yang suatu saat akan menjadi santapan lezat bagi para pengurai. Capek ya bacanya? Saya juga capek ngetiknya, ngulang-ngulang terus, yah namanya juga siklus men, yah.. tapi kalau makan daging memang ada konsekuensinya, tapi ini hanya berlaku untuk mengkonsumsi daging yang hewannya disiksa dulu sebelum dimakan, kenapa? Karena saat merasakan sakit tubuh hewan dan manusia akan memproduksi suatu enzim penghilang rasa sakit dan waktu kesakitan itu adrenalinnya hewan juga pasti berlimpah dong yah dan otaknya pasti merintih dan tidak stabil memberi perintah kepada kelenjar-kelenjarnya untuk berkerja sehingga bisa saja mengeluarkan enzim beracun. Tapi ini bukan berarti kita tidak boleh makan hewan, hanya saja sebisa mungkin bunuhlah dengan cepat hewan itu, palig efektif langsung dipenggal jadi otak tidak sempat memberi sinyal untuk mengeluarkan enzim. Mungkin sebagian dari kalian sama dengan saya, saya kalau makan daging langsung berenergi sekali, tapi kalau makan buah dan sayur jadi lemas, mungkin faktor ketidak cocokan sistem pencernaan kali yah atau karena kita ini karnifora? Sya masih harus banyak belajar lagi tentang sistem pencernaan, banyak sekali pertanyaan-pertanyaan tak terjawab oleh otakku tercinta ini doakan saya! Well selamat menikmati hidup sehat yah,xixixi ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar